Inilah 7 orang yang masih tetap hidup meski tanpa kepala



Di benak kita, manusia atau hewan pasti akan langsung mati jika kepalanya dipenggal. Titik. Mana mungkin mereka dapat tetap hidup, mungkin hanya kecoa yang tetap dapat bertahan hidup tanpa kepala. Buktinya hukuman mati paling populer sejak zaman dulu adalah hukuman pancung. Jika dilakukan dengan benar, hukuman ini malahan dianggap manusiawi karena prosesnya yang cepat dan tanpa sakit. Artinya sama sekali tidak mungkin ada orang (ataupun hewan selain kecoa) yang dapat tetap hidup meski tanpa kepala.

Tapi tahukah Anda, ternyata ada beberapa kasus dimana mereka yang dipenggal tidak langsung mati. Selama beberapa saat ke depan mereka masih sadar dan merasakan hidup tanpa kepala. Atau kepala tanpa badan.

1. Charlotte Coday

Charlotte adalah seorang wanita terhormat tapi sayang dia ditakdirkan untuk kehilangan kepalanya karena membunuh Jean-Paul Marat dari partai saingannya pada tahun 1793. Charlotte diadili dan dinyatakan bersalah. Empat hari kemudian, dia dibawa ke tempat eksekusi untuk dipenggal. Pasrah akan nasibnya, Charlotte terlihat tenang, siap dan tetap bermatabat sampai ketika kepalanya jatuh ke dalam keranjang.

Asisten dari si algojo mengangkat kepalanya dan menampar pipinya. Namun bukan hanya perlakuan lancang ini saja yang membuat para penonton kaget sekaligus ngeri, kepala Charlotte bereaksi terhadap perlakuan algojo tersebut, ekspresinya berubah menjadi marah.


2. Henri Languille

Kejahatan yang dilakukan oleh Henri Languille menghadiahkan dia hukuman mati dengan cara dipancung. Kebetulan saat itu ada Dr. Gabriel Beaurieux yang sedang melakukan eksperimen anehnya. Beaurieux menghadiri acara eksekusinya dan membuat observasi akan Henri.

Awalnya, ketika kepala Henri sudah terpisah dari badan, kelopak mata dan bibirnya masih bergerak-gerak selama beberapa detik kemudian berhenti. Tapi tunggu dulu, tidak sampai disini saja, ketika kepalanya sudah benar-benar tenang seperti orang mati, Dr. Beaurieux berteriak memanggil namanya dan kelopak mata Henri pun perlahan-lahan terangkat dan terfokus pada wajah dokter tersebut. Seakan-akan Henri adalah orang biasa yang masih hidup dan merespons orang yang memanggilnya. Kejadian ini berlangsung terus sampai tiga kali


3. Teman Tentara Tanpa Nama

Pada bulan Juni 1989, seorang veteran Angkatan Darat AS sedang menumpang taksi bersama temannya. Perjalanan itu menjadi perjalanan yang amat mengesankan dan tak akan pernah terlupakan. Mobil bertabrakan dengan sebuah truk. Sang veteran terjebak dalam reruntuhan dan tragis sekali, temannya terpenggal dan kepalanya tergeletak menghadap ke atas.

Mulut temannya terlebih dahulu tersentak setidaknya dua kali. Wajahnya tampak terkejut atau bingung. Lalu ekspresinya berubah menjadi sedih dan ketakutan. Bola matanya bergerak dari si veteran menuju ke tubuhnya sendiri yang tanpa kepala, lalu kembali lagi melihat temannya sebelum akhirnya meninggal

4. Antoine Lavoisier

Antoine adalah seorang ahli kimia yang dieksekusi mati pada tanggal 8 Mei 1794. Meski begini, dia tetap mendedikasikan hidupnya untuk ilmu pengetahuan. Dia berjanji setelah pemenggalannya, dia akan tetap mengedipkan matanya selama dia masih sadar, dan dia meminta temannya untuk menyaksikan ini. Temannya setuju dan ketika kepala Antoine terpisah dari badannya, dia melihat Antoine tetap berkedip selama 15 detik sebelum akhirnya meninggal

5 . Dietz von Schaumburg

Pada tahun 1636, Dietz von Schaumburg dan empat prajurit bayarannya dihukum mati karena memberontak melawan Raja Ludwig dari Bavaria. Menuruti tradisi, raja akan mengabulkan keinginan terakhirnya. Von Schaumburg meminta suatu permintaan yang amat tidak biasa. Dia meminta agar empat rekan-rekannya berbaris dengan jarak 8 langkah antara satu sama lain. Kemudian Dietz minta untuk dipenggal pertama kali dan akan berlari tanpa kepala melewati prajuritnya yang telah berbaris. Dia meminta raja mengampuni mereka yang berhasil dilewati oleh Dietz. Raja Ludwig setuju.

Segera setelah kepalanya dipenggal, Dietz yang tanpa kepala mulai berdiri dan berlari melewati prajuritnya. Dia lalu roboh setelah berhasil melewati orang yang berdiri terakhir di barisan. Raja tidak punya pilihan lain selain mengampuni semua prajuritnya.


6. Musuh Dari Kapten T. Mulvane

Pada awal abad 19, seorang komandan militer Inggris, Kapten T. Mulvane, sedang berperang di India. Disini lah ia terbunuh. Tidaklah aneh jika komandan militer terbunuh saat sedang bertugas, namun cara dia terbunuhnya yang aneh.

Mulvane sedang bertarung dengan musuhnya di benteng Amara. Dia mengayunkan pedangnya dan berhasil memenggal kepala musuhnya. Namun demikian, hilangnya kepala tidak mencegah musuh tersebut untuk menyelesaikan pekerjaannya. Musuh tanpa kepala lalu mengambil senapannya, mengarahkan ke Mulvane dan menarik pelatuknya. Kapten Inggris tersebut langsung tewas seketika.


7 . Anne Boleyn

Cerita tentang Anne lumayan menyedihkan. Dari hanya seorang wanita Inggris, dia menjadi istri favoritnya Raja Henry VIII. Sang raja sampai mengusir istri pertamanya dan memisahkan diri dari gereja Katolik hanya karena cintanya pada Anne. Tapi ini tidak berlangsung lama, setelah tiga tahun menikah sang raja mulai bosan dan kecewa dengan istrinya.

Di rekayasa dengan tuduhan incest, perzinahan, sihir dan pengkhianatan, Anne lalu dijatuhi hukuman mati. Dia akan dipenggal tidak dengan kapak yang umum digunakan, melainkan dengan pedang. Anne memberikan pidato terakhirnya dan mempersiapkan diri untuk mati. Hanya dengan sekali ayun kepalanya langsung putus dari tubuhnya. Si algojo lalu mengangkat kepala Anne dan para penonton melihat kalau bibir Anne masih bergerak-gerak menaikan doa.

0 Response to "Inilah 7 orang yang masih tetap hidup meski tanpa kepala"

Posting Komentar